Pengertian Uptime pada Web Hosting

Sunday, 03 February 2008 00:00
Print
Ketika kita mencari perusahaan hosting untuk mempublikasikan web atau membuat e-mail perusahaan, tentu saja yang menjadi pertimbangan adalah keunggulan yang ditawarkan. Standard umum yang membatasi sebuah paket hosting adalah jumlah space dan limit bandwidth. Namun hampir pasti semua perusahaan hosting menawarkan uptime yang tinggi bahkan memberikan garansi.

Web Hosting Uptime

Uptime-Hosting-Indorack-100Hosting uptime lama waktu sebuah server hosting dapat memberikan layanannya kepada pelanggan. Misalkan perusahaan hosting menawarkan uptime 100% berarti website dan fasilitas hosting akan dijamin dapat diakses terus menerus.
Misalkan uptime yang ditawarkan adalah 99% per bulan, maka berarti jika ada downtime di atas 1% x 30 x 24 jam (7,2 jam), maka Anda baru dapat mengklaim perusahaan tersebut.
Web host menawarkan 99.9% uptime yang berarti tidak akan ada down time kurang dari 2 menit perharinya.

Kebalikan uptime adalah downtime. Misalkan website Anda ternyata tidak dapat diakses selama 2 jam, berarti web hosting Anda mengalami downtime selama 2 menit.

Mengapa Uptime Web Hosting Penting?

Jaminan uptime layanan hosting menjadi sangat penting karena hal ini menyangkut reliabilitas layanan. Bayangkan jika pada jam kerja, kitaus mengirim atau menerima e-mail namun server hosting tersebut down? Tentu saja kita akan dirugikan.

Jenis Downtime

Garansi Uptime

Dari jenis downtime tersebut di atas jelas bahwa sebuah web hosting tidak dapat terbebas dari downtime karena mereka harus melakukan maintenance terhadap servernya juga. Jadi ketika sebuah web hosting memberikan garansi uptime 100%, kesimpulannya hampir pasti : NON-SENSE!